“Tulisanmu bagus, kau cocok jadi penulis” kesekian puluh kalinya aku mendengar kalimat serupa. Tentu saja, lama-lama otakku tercuci juga. Aku tersenyum. Mungkin memang sebaiknya menjadi penulis saja.
Pagiku tidak cerah, pun tidak semu. Sebagai selayaknya manusia yang tumbuh di zaman teknologi, pagi ini kumulai dengan membuka smartphone ku. Untuk apa? Entahlah aku hanya terbiasa.
Follow Us
Were this world an endless plain, and by sailing eastward we could for ever reach new distances