Gadis Pelanggan : Drama Queen

http://courtneygodbey.tumblr.com/post/11319718621/a-drawing-of-a-dark-haired-girl-drinking-coffee
Sore ini terlalu romantis untukku. Suasana cafĂ© ini begitu sempurna: dessertyang imut dan manis, musik mellow yang memanjakan telinga, juga pemandangan pria yang tersenyum lembut di depanku. Bahkan turunnya hujan pun ikut serta menjadi pemanis suasana ini. Sempurna.

Invulnerable

I cut my wrist, and there’s no a single drop of blood dripping down my hand. I felt no pain at all.

Envy


I was so envy, until I wanted to peel your face and use it as my mask. I was too envy, so I could pull out your brain to implant it into my head. I was deadly envy to steal your hands and replace mine.
But then, I was awaken as you.
And you were doing what I thought.

Hari yang kau tunggu.

Spechless

That girl talks wordlessly. She just sits there, passing over me, keeping her mouth in silence. This is our first fight and, I guess, I talk too much without saying a single “sorry”. I don’t think I need that word. She MUST regret messing up with me. No wonder, if she gets so speechless, but I don’t care.

Skizofrenia

Aku lupa, bagaimana caranya aku bisa berada di rumah ini lagi. Seingatku, tadi Aegis mengajakku berjalan-jalan. Aku melihat suasana ruang tamu yang tak asing di memoriku, banyak orangbermuka tegang yang duduk disana, termasuk mama dan papa. Aku mundur beberapa langkah, urung untuk masuk.
“ayo maju, Karlin!” Aegis mendorong punggungku kencang.