Serpihan Sembilan

//Pulang//

"ting"

"ting"

"ting"

Bunyi ponsel Aleya tidak pernah berhenti selama perjalanan pulang. Notifikasi Line nya di banjiri ucapan perpisahan dari grup asrama. Aleya tahu, di bulan pertama grup ini akan ramai dengan ucapan kangen-kangenan. Di bulan kedua, grup iniakan ramai oleh rencana meet up. Lalu tiga bulan kedepan grup ini pasti akan mulai sepi. Karena itu Aleya tak banyak mengomentari. Tapi, sebenarnya ada juga chatroom lain yang lebih menarik perhatian Aleya.

Serpihan Delapan

//Lenggang//

Kesepakatan Aleya dan Kuro sangatlah sederhana. Tapi, Aleya cukup merasa lelah karenanya. Aleya sepakat bahwa bahwa Kuro tak akan lagi menginterupsi ataupun ikut campur masalah sosialnya lagi, dengan syarat Aleya tidak boleh menolak ajakan ataupun permintaan teman teman (baru)nya, siapapun, termasuk Hasa.

Serpihan Tujuh

//Senggang//


Hari ini, hanya segelintir orang yang tersisa di Asrama, Yura sudah berangkat wisata, dan sebagian lainnya ada yang justru tidak menyelesaikan summer camp nya dan kembali ke kampung halaman. Aleya sendiri sudah selesai packing untuk kepulangannya. Tapi dia masih belum ingin pulang, jadi dia sengaja berlama-lama di kota ini. Lagipula, kegiatan summer campnya belum benar-benar selesai. 

Serpihan Enam

//Sepakat//


Hanya butuh satu hari, hingga Aleya dan Kuro melakukan gencatan senjata. Mereka pada dasarnya sudah saling memahami satu sama lain. Mereka paham, bahwa memperdebatkan Hasa, adalah hal yang konyol. Aleya tidak salah, bisa jadi lima hari dari sekarang, setelah program ini selesai, Hasa memang benar-benar tak ada sangkut pautnya lagi dengan Aleya. Sedangkan Kuro dan Aleya tak bisa terpisahkan.

Serpihan Lima

//Pecah//



Kegiatan summer camp  tinggal satu minggu lagi. Satu bulan memang terasa begitu singkat, terutama bagi orang orang yang terjangkit drama cinta lokasi yang masih dan selalu menjadi perbincangan hangat di asrama. Sedangkan Aleya masih tidak merasakan apapun selain moodnya sedikit membaik karena suasana yang berbeda. Sekembalinya dia ke kota asalnya, dia tetap tak tahu harus berbuat apa.

Serpihan Empat

//Waspada//


Yura begitu heboh setelah mengetahui gosip soal munculnya pasangan-pasangan cinta lokasi di asrama summer camp. Dia selalu terpicu untuk mengikuti berita-berita terkini seputar summer camp  angkatan mereka. Lalu dia akan mulai bertingkah bak agen FBI yang sedang menyelidiki kejadian perkara dan mulai menduga duga siapa korban pasangan selanjutnya.