Pintu Ajaib


pictures from : archiproducts.com

Annakku, jauh dalam dirimu terdapat sebuah pintu. Pintu yang harus kau jaga dengan baik, pintu yang menjadi  tempat masuk ke sebuah ruangan yang penting dan sakral, pintu yang jika seseorang masuk ke dalamnya akan mengantarkan ke dunia lain yang sulit di uraikan, tapi jika kau membiarkan pintu itu terbuka sembarangan maka pintu itu akan rusak dan kau yang akan terluka. Itulah pintu Ajaib-mu.

Menari di Atas Api

Menarikan tarian aurora diatas ladang hiperbola. Ah! terlalu menggelikan untuk diumbar tentangku yang sebenarnya. Harusnya saja mereka sadar, puja-puji itu bisa membakar sumsum hati. Kenapa pula tidak ada yang tahu!? Kenapa pula tidak yang menyiramkan air!?


Mungkin memang, Tuhan Yang Maha Satu masih melindungi wajahku, melindungi luka bakarku, melindungi setiap tarianku di menara api. Khaliqy, Maha pencipta yang mengenal inci-jati ciptaannya.

Dan jika suatu saat nanti, 'pembawa air' itu datang........ maka biarkanlah tarianku berhenti dan bersemi menjadi dongeng tarian aurora yang lebih indah. Menari d atas api itu: memang susah! 

Girls and Myth.


Semuanya berawal dari cuaca yang mendung, juga cerita Carolline tentang persaingannya dengan Patricia untuk menarik perhatian Albert, kakak tingkat yang ia suka. Dan  Ide itu muncul dari angela. Seperti halnya ide-ide gadis yang sedang jatuh cinta yang mudah mempercayai mitos-mitos tentang seseorang yang akan menjadi pasangan hidupnya, mungkin isltilah zaman sekarang sih boyfriend. Munculnya ide itu, sedikit memberikan suasana mistis di kamar berukuran  4 x 4 meter  yang berisi empat gadis yang mungkin sedang dilema –ehem- cinta, terkecuali diriku.

It's Our Metamorphosis

Masa Putih Abu... Is the gratest memories... Isn't it....????

Kulminasi masa putih abu ku ada di tempat yang bernama "METAMORFOSA"

Wanna Know?

Ok ... here we are...!!!
















Huuffffttt, oke segini dulu foto editannya  (jadi maksudnya metamorfosis itu fotonya..!?) , haahaa... *kipas-kipas*

This pictures speciall for metamorfosa..

Pilihan Pusara

Mengejar suara-suara maya,
Membelakangi logika.
Di sepertiga siang menanti deringan pesan "apa kabar?"
tapi adalah nyata tentang jiwanya yang bagiku hambar.

Lima hasta kemudian, berdiri -kisah lain- menyapaku.
Memelintir panorama yang juga lain di kupingku.
Berpalingkah?
Saling berkejaran kita di pilihan pusara.

Kau = Angin

Berseliweran datang lalu pergi, sekenanya!
Merajut sirkulasi panas-dinginnya hati.
Memberi separuh kabar, lalu berabad menghilang lagi.
Sempurna Meniupkanku dalam pengasingan diri.